Ini Penyebab Indikator Airbag Terus Menyala

Sebagai salah satu sistem pengamanan, kondisi airbag tentu menjadi satu hal yang harus selalu Anda perhatikan. Pasalnya, benda berupa kantong udara inilah yang akan menyelamatkan Anda dari benturan bila mobil mengalami tabrakan. Tak ayal, keganjilan seperti indikator airbag yang terus menyala walau mobil sedang berjalan normal kerap membuat pemilik kendaraan mencari tahu sebab musababnya. Apakah indikator airbag kendaraan yang baru Anda beli dengan cicilan ringan mobil Mitsubishi juga seperti ini?


Jika ya, mari cari tahu apa saja penyebab indikator airbag terus menyala.

 

1.   Baterai cadangan airbag habis. Dikutip dari laman San Francisco Automotive Solution, terkurasnya baterai cadangan airbag menjadi penyebab pertama indikator airbag terus menyala. Hal ini mungkin terjadi apabila baterai utama (atau yang terdapat pada bagian mesin mobil) tandas juga. Baterai cadangan airbag akan kembali penuh setelah pengisian daya dan indikator airbag akan berhenti menyala kemudian. Akan tetapi, tak menutup kemungkinan baterai cadangan perlu diisi ulang bersama dengan reset sensor.

 

2.  Sensor airbag rusak. Mobil-mobil modern memiliki banyak sensor berbeda untuk tiap-tiap komponennya. Semua sensor tunggal ini terhubung ke sistem komputer mobil, yang bertugas mendeteksi keadaan mobil dan memberi tahu pengemudi tentang potensi masalah. Nah, sensor-sensor ini mungkin sekali mengalami eror karena satu dan lain hal. Alhasil, sinyal penanda ini membuat indikator airbag menyala. Jika sudah begini, sensor mobil Anda perlu diperiksa dan disetel ulang.

 

3.   Pegas jam airbag rusak. Pegas jam atau clock spring adalah komponen airbag yang bertugas menjaga kelangsungan aliran listrik dari mobil ke kantong udara. Pada praktiknya, bagian ini akan menggulung masuk dan keluar ketika roda kemudi mobil berputar. Tak mengherankan bila pegas jam akan aus secara alami seiring berjalannya waktu. Sehingga, koneksi listrik tak teralirkan dengan baik dan indikator airbag menyala.

 

4. Modul airbag basah. Modul airbag bisa diibaratkan sebagai otak airbag. Pasalnya, bagian ini mengontrol penyebaran (kembang kempisnya) airbag, menyimpan data kecelakaan, serta mengirim dan menerima informasi dari sistem komputer mobil. Tak ayal, basahnya modul airbag akan memicu indikator airbag untuk menyala. Salah satu situasi yang menyebabkan modul airbag basah adalah mobil terendam banjir hingga komponen tersebut korsleting atau berkarat.

 

5.   Kabel airbag terlepas. Masalah satu ini umumnya terjadi pada mobil dengan airbag samping. Sebab, kabel airbag samping terletak di dekat rel kursi penumpang. Sehingga, semakin seringnya kursi penumpang dimajukan atau dimundurkan, akan semakin cepat pula kabel airbag terlepas. Menurut laman Stone Acre, bila Anda menyadari kabel airbag terlepas, sebaiknya jangan berupaya untuk memasangnya sendiri. Sebaliknya, Anda perlu membawa mobil ke bengkel untuk meminta teknisi memasangkan kembali kabel itu.

 

Itulah 5 penyebab indikator airbag terus menyala. Semoga setelah mengetahui informasi di atas, Anda tak bingung lagi soal masalah ini, ya.