4 Jenis Produk Asuransi di Indonesia yang Perlu Anda Tahu

Seperti yang sudah Anda ketahui, fungsi dan tujuan asuransi adalah untuk memberikan perlindungan (proteksi) atas risiko karena ketidakpastian di masa depan. Dalam praktiknya, asuransi pun dibagi ke dalam berbagai jenis Indonesia insurance product alias produk asuransi Indonesia.

 

Agar Anda bisa mendapatkan proteksi yang benar-benar Anda butuhkan, tentu Anda juga perlu tahu apa saja jenis produk asuransi yang ada di pasaran. Untuk itu, yuk simak daftar 4 jenis produk asuransi yang paling umum di Indonesia berikut ini! Selamat membaca, ya!


 

1.    Asuransi Kesehatan

 

Jenis yang satu ini kemungkinan besar adalah yang paling familier di telinga Anda. Biasanya, asuransi kesehatan disediakan oleh perusahaan untuk memastikan kesehatan karyawannya. Meski begitu, asuransi kesehatan juga dapat diperoleh secara mandiri atau individu, kok.

 

Proteksi yang ditawarkan asuransi kesehatan secara umum meliputi sakit, cedera atau luka, hingga kematian yang disebabkan oleh kecelakaan kerja. Sedangkan manfaat yang disediakan umumnya penggantian biaya atas risiko yang ditanggung (sebagian atau seluruhnya), seperti biaya rawat inap maupun rawat jalan.

 

2.    Asuransi Jiwa

 

Asuransi jiwa pun tak kalah populer dari asuransi kesehatan. Jenis produk yang satu ini menawarkan proteksi atas risiko kematian maupun risiko yang mengakibatkan seseorang tak bisa lagi mencari nafkah, misal karena kecelakaan. Sering kali, tertanggung adalah keluarga pemilik polis. Contohnya ayah sebagai pemilik polis dan tertanggung adalah anak-anaknya.

 

Dengan memiliki asuransi jiwa, pemegang polis tetap bisa memastikan kelangsungan hidup keluarga atau tertanggung, bahkan meskipun pemilik polis meninggal dunia. Sebab, asuransi jiwa memiliki skema uang pertanggungan atau uang santunan dari perusahaan asuransi jika pemilik polis meninggal atau mengalami disabilitas sehingga tidak bisa lagi mencari nafkah.

 

3.    Asuransi Disabilitas

 

Secara spesifik, asuransi disabilitas memberikan proteksi bagi pemilik polis mengalami kecelakaan yang menyebabkan disabilitas atau cacat. Biasanya, para pemilik polis asuransi disabilitas adalah mereka yang bekerja di sektor dengan risiko tinggi, termasuk tentara yang sering ditempatkan untuk bertugas di daerah rawan. Nantinya, asuransi disabilitas akan memberikan uang pertanggungan sebagai wujud perlindungan finansial apabila pemilik polis mengalami disabilitas, seperti lumpuh.

 

Berbeda dengan asuransi jiwa di mana tertanggung umumnya adalah anggota keluarga pemegang polis, di dalam asuransi disabilitas, tertanggung adalah pemegang polis. Jadi, jika pemegang polis mengalami disabilitas sehingga tidak bisa lagi mencari nafkah seperti biasa, asuransi nantinya akan tetap bantu jaga kelangsungan kehidupannya.

 

4.    Asuransi Dana Pensiun

 

Seperti yang ditunjukkan oleh namanya, asuransi dana pensiun memberikan proteksi atas risiko finansial setelah pemegang polis pensiun dari pekerjaannya. Hanya saja, jenis asuransi yang satu ini sebenarnya bukan murni asuransi, tapi juga merupakan jenis asuransi investasi. Oleh karena itu, yang menyediakan produk ini tak hanya sebatas perusahaan asuransi saja, tapi juga lembaga keuangan non-asuransi lainnya, seperti bank.

 

Dengan memiliki asuransi dana pensiun, pemegang polis dapat merasakan manfaat terkait dengan kepastian masa pensiun yang lancar dan berkecukupan. Jadi, meskipun nanti pemegang polis sudah tak lagi bekerja karena telah memasuki masa pensiun, pemegang polis tetap bisa mendapatkan dukungan finansial untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga berkat adanya asuransi ini.

 

Nah, itulah 4 jenis produk asuransi yang umum ada di Indonesia. Kalau menurut Anda, apa jenis produk asuransi yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda?